Sejauh ini September 2008 bukanlah bulan seperti yang gue harapkan sebelumnya. Unexpected.

Awalnya gue sangat menantikan bulan ini karena tepat tanggal 1 September 2008 gue mulai menjalani masa kuliah lagi di Manajemen Komunikasi UI. Kuliahnya menyenangkan meski membingungkan, maklum udah lama ga belajar ilmu sosial yang abstrak-abstrak hehe. Teman-teman sekelas juga menyenangkan ditambah suasana perkuliahan yang cukup kondusif dan dosen yang pintar-pintar.

Baru seminggu menjalani rutinitas kuliah gue terserang penyakit. Tepat ketika pulang ke rumah setelah kuliah terakhir minggu pertama (hari kamis) gue demam, badan panas, tulang ngilu-ngilu dan muncul bintik-bintik di lengan. Gue curiga kalo ini gejala demam berdarah, pergilah gue ke dokter esoknya. Ternyata, gue kena penyakit yang  datang benar-benar pada waktu yang tidak tepat. Kata dokter gue kena virus varicella zoster, ya benar sodara-sodara, gue kena cacar air. Ini bukan penyakit yang terlalu berbahaya namun cukup menyita waktu proses penyembuhannya. Sampai saat ini gue sudah 2 minggu absen kuliah, itu berarti 2 sesi untuk masing-masing mata kuliah. Ketinggalan materi cukup membuat kepala pusing berpikir bagaimana mengejarnya. We’ll see lah, semoga bisa masuk secepatnya.

Kena cacar di bulan September juga berarti gue melewati hari ulang tahun bersama si varicella zoster ini. Untungnya setelah diopname sekitar seminggu gue bisa pulang tepat di hari ulang tahun gue, Senin 15 September kemarin. Sorenya Kaut menjenguk gue sambil ngajak Ano, Ezy, Irfan dan lalu menyusul Diah dan Adrie. Thanks a lot honey, you gave me a nice cardigan for the birthday gift. Really love it Kautsarina ^ ^

Satu hal yang juga cukup menyesakkan, kabar buruk dari Anfield. United dikalahkan Liverpool, first time in the last 3 years. Congrats for Rafa then. Setelah itu United ditahan imbang Villareal di Old Trafford. Menambah trend lambannya start United di awal musim ini. Sedihnya juga gue ga bisa gabung sama anak-anak United Indonesia untuk nonton bareng di MU Cafe. Padahal udah dari jauh-jauh hari niatin dateng. Gue pesimis bisa kembali nonbar minggu ini ketika United kembali berjumpa Chelsea di Stamford Bridge, tapi setidaknya gue berharap game lawan Chelsea  bisa menjadi turning point United untuk kembali berlari dalam maraton BPL musim ini. Apalagi terbuka kesempatan United untuk menghentikan unbeaten records Chelsea di Stamford Bridge. Believe.

Well, bulan September masih tersisa sepertiga-nya. Dan gue berharap it turns to be a nice September that i expected. Great ramadhan meski gue baru puasa 7 hari hehehe.



No Responses Yet to “September 2008 : Kuliah, varicella zoster, tambah tua dan start lamban Manchester United.”  

  1. No Comments Yet

Leave a Reply